Kasus Internal Bank Panin Bukan Urusan BI

Reza - Torik Huda | Kamis, 2013-01-31 17:33 WIB | Hits - 461
Masalah perselisihan intern di Bank Panin bukan BI gak tahu, BI tahu. Dalam pemeriksaan BI kasih PR ke banknya untuk ditindaklanjuti
Baca Juga
Jakarta, Suaraberita.com - Bank Indonesia (BI) menyatakan kasus perselisihan internal antara direksi PT Pan Indonesia (Panin) Bank dengan salah seorang mantan karyawannya, Yus Rusyana, kini bukan lagi menjadi urusan BI.

"Masalah perselisihan intern di Bank Panin bukan BI gak tahu, BI tahu. Dalam pemeriksaan BI kasih PR ke banknya untuk ditindaklanjuti," kata Deputi Gubernur BI Ronald Waas usai Rapat Dengar Pendapat Umum di Komisi XI DPR RI, Jakarta, Kamis.

Ronald melanjutkan, permasalahan tersebut sudah ditindaklanjuti dan diselesaikan secara internal oleh pihak Bank Panin.

"Bahwa tindaklanjutnya tidak sesuai keinginan salah satu pihak, itu urusan pemberi kerja dengan pegawainya," ujar Ronald.

Dalam RDPU di Komisi XI tersebut, selain Deputi Gubernur BI, turut diundang pula direksi Bank Panin yang diwakili oleh Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko Pan Indonesia (Panin) Bank Antonius Ketut Dwirianto, dan juga Ketua Federasi Serikat Pekerja Niaga, Bank, Jasa, dan Asuransi (SP NIBA) Lilik Martono.

Rapat tersebut membahas tentang SP NIBA yang mengadukan kasus pemecatan Yus Rusyana yang merupakan ketua tim audit oleh jajaran direksi karena tidak berkenan terhadap hasil audit yang dilakukannya di Bank Panin Banjarmasin, Kalsel.

Dalam rapat, sejumlah anggota Komisi XI menilai perlu dibentuknya panitia kerja (panja) untuk mengetahui lebih jauh terkait kemungkinan adanya tindak pidana perbankan, tidak hanya untuk kasus Bank Panin.

Sebelumnya, kasus ini sudah diadukan ke Komisi III DPR RI, kemudian selanjutnya diserahkan ke komisi XI.
Komentar :