Pemprov Jateng Usulkan Penambahan Gaji PNS

Torik Huda - | Jumat, 2012-05-18 15:54 WIB | Hits - 427
"Besaran insentif itu memang diatur dalam PP 69 Tahun 2010,"
Baca Juga
Semarang, Suaraberita.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengajukan penambahan gaji pegawai negeri sipil (PNS) sebesar Rp 30,8 miliar pada APBD Perubahan 2012. Usulan penambahan gaji 10 persen tersebut merupakan penyesuaian dari PP No.15 tahun 2012 tentang kenaikan gaji PNS secara nasional.

Usulan kenaikan gaji yang tercantum dalam KUPA PPAS APBD Perubahan 2012 itu kemudian membutuhkan penyesuaian-penyesuaian. Di antaranya kenaikan tunjangan beras sebesar Rp 579,8 juta, dan penyesuaian alokasi biaya penunjang operasional kepala daerah menjadi 9,1 miliar.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jateng Abdul Aziz mengatakan, usulan kenaikan gaji bagi 16.377 PNS di jajaran pemprov tersebut merupakan peraturan secara nasional."Jadi mungkin tidak akan menemui masalah dalam persetujuan di banggar. Tapi para PNS harus ingat, kalau gaji sudah naik ya kinerja harus naik juga, kalau tidak akan memperburuk citra PNS," kata Wakil Ketua Fraksi PPP DPRD Jateng itu.

Yang juga menjadi perhatian banggar, menurut Anggota Komisi D itu ialah adanya kenaikan insentif pungutan pajak sebesar Rp 7,4 miliar. Esekutif beranggapan pengajuan itu sepadan dengan kenaikan pungutan pajak yang membuat nilai PAD bertambah 349 miliar."Besaran insentif itu memang diatur dalam PP 69 Tahun 2010. Tetapi akan kami lihat dulu kenaikan pajaknya dimana, apakah sepadan atau tidak," katanya.

Karena banyaknya detil anggaran yang harus didalami, banggar memutuskan penambahan alokasi waktu pembahasan KUPA PPAS. "Kita harus membahas lebih detil termasuk memanggil SKPD terkait. Maka waktunya tidak cukup sehari-dua hari, paling tidak seminggu hingga satu bulan," paparnya.
Komentar :